Penuhi Kebutuhan Anda Melalui Kami

Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi Nomer di Atas, Terjamin dan Terpercaya Sepenuhnya..

Motivasi

Akan kupersembahkan kebahagiaan buat mereka keluarga ku

Motto Hidup

Setiap saku ku pasti ada uang mu

We Are Young

Dengan berkomunikasi dan menguasai bahasa maka dunia akan kami taklukan

Faiqotul Chasna

Terimakasih support yang telah kamu berikan sejauh ini

Friday, November 4, 2016

Peduli Umat, Jamaah Se-Malang Raya Adakan Aksi


Demo 4 November 2016 dilakukan oleh jamaah se Malang raya untuk menuntut penuntasan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Sisi pendemo mayoritas berpakaian putih langsungkan orasi usai shalat Jumat, terang Sodiq.

Balai kota, Jl. Tugu No.1 kota Malang-Jatim dipadati oleh pendemo dari jamaah se Malang raya. Pantauan pada 14.05 Wib (4/11/16) para pendemo yang berada di Stadion Gajayana juga mulai merapat di Balai Kota bergabung dengan pendemo lainnya.

Aksi demo terhadap penistaan agama yang dilakukan Ahok, para pendemo mengangkat tangan dan serentak mengucap kalimat Allahhuakbar.

Demo yang dikawal pihak kepolisian berjalan dengan tertib, pihak kepolisian membagi dibeberapa titik untuk berjaga. Akses lalu lintas menuju stasiun kereta diblok oleh petugas, dan di alihkan arah menuju pasar Bunul.

Thursday, November 3, 2016

Ketemu Cinta di Bus Kota

Aku niatkan hari itu untuk pergi kerumah kakak yang berada di Klaten, karena ada perlu keluarga. Aku sengaja naik bus karena tidak ingin merepotkan kakak jika harus menjemputku ke Yogyakarta. Laksana tidak ada sedikitpun beban dikaki ini, terasa ringan dan gembira melangkahkan ke terminal bus. 

Bus yang akan aku tumpangi ternyata masih sepi, tidak kusangka ada laki-laki tampan yang duduk di bangku bus paling depan. Mungkin itu jawaban dari kakiku yang melangkah tidak ada rasa beban berat itu.  Aku tidak tahu kenapa langsung duduk di sebalahmya,  serasa ada magnet dalam jiwaku setelah langkah kakiku memijakkan tangga bus itu. Semua seakan memanggil dan serasa menemukan kembali seorang pangeran setelah aku patah hati.

Namun hanyalah bayangan ku, setelah aku duduk di sebelahnya laki-laki itu hanya terdiam, tetapi senyum manisnya yang menyapaku. Walau hanya senyum terasa berdebar hati ini, andai aku mengenalnya.  Perjalanan berlalu kurang lebih 15 menit, karena aku fokus komunikasi dengan kakak tiba-tiba ponsel ku terjatuh. Aku yang kaget dan dengan sigapnya laki-laki tampan itu mengambilkan ponsel ku yang tepat jatuh dibawahnya.

Lanjut aku ucapkan terimakasih, sekalian aku menyapa dengan mengulurkan tangan memberitahu namaku pula kepada laki-laki tampan itu.  Sambutan yang membuat ku kagum suara kalem mengenalkan namanya kembali membuatku tersipu. Tapi apalah daya, mungkin hanya mimpiku bisa bersama dengan dirinya. 

Setengah perjalanan,setelah saling tahu nama laki-laki itu menanyakan tentangku dan aku pun gugup menjawab. Rasa tidak karuan membuat warna wajahku memerah, seperti ada rasa dengan dia. Melihat aku sendiri laki-laki itu menanyakan tujuan ku, dan aku jawab dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepadanya. Nampaknya aku salah menggap dia cuek, dengan suara ramah rupanya laki-laki itu sangat peduli. 

Terlihat cokelat dan minuman digenggaman tangannya, dia menawarkan padaku karena aku malu aku menolakmya. Kedua kali laki-laki itu menawarkan cokelat dan minum padaku, tak kuasa aku menolaknya kembali. Aku pun mengambil septong cokelat yang digenggamnya, dan aku lanjut pembicaraan panjang lebar.

Percakapan pun lanjut sampai kemana-mana dan aku merasa senang, namun waktu perjalanan nampaknya akan memisahkan aku dengan laki-laki itu. Ternyata benar tidak lama kemudian kondektur bus mengetuk pintu dan menyebutkan tempat yang aku tuju. Akupun turun, dia memberikan secuil kertas padaku dan dia melambaikan tangan mengucap hati-hati pada ku. Setelah turun aku tersenyum-senyum sendiri, serasa beda dan aneh dengan diriku yang kosong ini.

Sesampai di rumah kakak aku buka kertas itu, ternyata berisikan nomer ponselnya. Karena aku sudah lebih bercakap-cakap banyak di dalam bus akupun tidak canggung lagi menghubunginya. Semakin hari semakin lama karena terus terjalin komunikasi, nampak serasa hidup lagi setelah merasakan kekosongan dan patah hati. Kini aku semangat dan kini aku mulai mengerti kasih saying sebenarnya tidak semata terjalin harus dengan pacaran.Aku niatkan hari itu untuk pergi kerumah kakak yang berada di Klaten, karena ada perlu keluarga. Aku sengaja naik bus karena tidak ingin merepotkan kakak jika harus menjemputku ke Yogyakarta. Laksana tidak ada sedikitpun beban dikaki ini, terasa ringan dan gembira melangkahkan ke terminal bus. 

Bus yang akan aku tumpangi ternyata masih sepi, tidak kusangka ada laki-laki tampan yang duduk di bangku bus paling depan. Mungkin itu jawaban dari kakiku yang melangkah tidak ada rasa beban berat itu.  Aku tidak tahu kenapa langsung duduk di sebalahmya,  serasa ada magnet dalam jiwaku setelah langkah kakiku memijakkan tangga bus itu. Semua seakan memanggil dan serasa menemukan kembali seorang pangeran setelah aku patah hati.

Namun hanyalah bayangan ku, setelah aku duduk di sebelahnya laki-laki itu hanya terdiam, tetapi senyum manisnya yang menyapaku. Walau hanya senyum terasa berdebar hati ini, andai aku mengenalnya.  Perjalanan berlalu kurang lebih 15 menit, karena aku fokus komunikasi dengan kakak tiba-tiba ponsel ku terjatuh. Aku yang kaget dan dengan sigapnya laki-laki tampan itu mengambilkan ponsel ku yang tepat jatuh dibawahnya.

Lanjut aku ucapkan terimakasih, sekalian aku menyapa dengan mengulurkan tangan memberitahu namaku pula kepada laki-laki tampan itu.  Sambutan yang membuat ku kagum suara kalem mengenalkan namanya kembali membuatku tersipu. Tapi apalah daya, mungkin hanya mimpiku bisa bersama dengan dirinya. 

Setengah perjalanan,setelah saling tahu nama laki-laki itu menanyakan tentangku dan aku pun gugup menjawab. Rasa tidak karuan membuat warna wajahku memerah, seperti ada rasa dengan dia. Melihat aku sendiri laki-laki itu menanyakan tujuan ku, dan aku jawab dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepadanya. Nampaknya aku salah menggap dia cuek, dengan suara ramah rupanya laki-laki itu sangat peduli. 

Terlihat cokelat dan minuman digenggaman tangannya, dia menawarkan padaku karena aku malu aku menolakmya. Kedua kali laki-laki itu menawarkan cokelat dan minum padaku, tak kuasa aku menolaknya kembali. Aku pun mengambil septong cokelat yang digenggamnya, dan aku lanjut pembicaraan panjang lebar.

Percakapan pun lanjut sampai kemana-mana dan aku merasa senang, namun waktu perjalanan nampaknya akan memisahkan aku dengan laki-laki itu. Ternyata benar tidak lama kemudian kondektur bus mengetuk pintu danAku niatkan hari itu untuk pergi kerumah kakak yang berada di Klaten, karena ada perlu keluarga. Aku sengaja naik bus karena tidak ingin merepotkan kakak jika harus menjemputku ke Yogyakarta. Laksana tidak ada sedikitpun beban dikaki ini, terasa ringan dan gembira melangkahkan ke terminal bus. 

Bus yang akan aku tumpangi ternyata masih sepi, tidak kusangka ada laki-laki tampan yang duduk di bangku bus paling depan. Mungkin itu jawaban dari kakiku yang melangkah tidak ada rasa beban berat itu.  Aku tidak tahu kenapa langsung duduk di sebalahmya,  serasa ada magnet dalam jiwaku setelah langkah kakiku memijakkan tangga bus itu. Semua seakan memanggil dan serasa menemukan kembali seorang pangeran setelah aku patah hati.

Namun hanyalah bayangan ku, setelah aku duduk di sebelahnya laki-laki itu hanya terdiam, tetapi senyum manisnya yang menyapaku. Walau hanya senyum terasa berdebar hati ini, andai aku mengenalnya.  Perjalanan berlalu kurang lebih 15 menit, karena aku fokus komunikasi dengan kakak tiba-tiba ponsel ku terjatuh. Aku yang kaget dan dengan sigapnya laki-laki tampan itu mengambilkan ponsel ku yang tepat jatuh dibawahnya.

Lanjut aku ucapkan terimakasih, sekalian aku menyapa dengan mengulurkan tangan memberitahu namaku pula kepada laki-laki tampan itu.  Sambutan yang membuat ku kagum suara kalem mengenalkan namanya kembali membuatku tersipu. Tapi apalah daya, mungkin hanya mimpiku bisa bersama dengan dirinya. 

Setengah perjalanan,setelah saling tahu nama laki-laki itu menanyakan tentangku dan aku pun gugup menjawab. Rasa tidak karuan membuat warna wajahku memerah, seperti ada rasa dengan dia. Melihat aku sendiri laki-laki itu menanyakan tujuan ku, dan aku jawab dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepadanya. Nampaknya aku salah menggap dia cuek, dengan suara ramah rupanya laki-laki itu sangat peduli. 

Terlihat cokelat dan minuman digenggaman tangannya, dia menawarkan padaku karena aku malu aku menolakmya. Kedua kali laki-laki itu menawarkan cokelat dan minum padaku, tak kuasa aku menolaknya kembali. Aku pun mengambil septong cokelat yang digenggamnya, dan aku lanjut pembicaraan panjang lebar.

Percakapan pun lanjut sampai kemana-mana dan aku merasa senang, namun waktu perjalanan nampaknya akan memisahkan aku dengan laki-laki itu. Ternyata benar tidak lama kemudian kondektur bus mengetuk pintu dan menyebutkan tempat yang aku tuju. Akupun turun, dia memberikan secuil kertas padaku dan dia melambaikan tangan mengucap hati-hati pada ku. Setelah turun aku tersenyum-senyum sendiri, serasa beda dan aneh dengan diriku yang kosong ini.

Sesampai di rumah kakak aku buka kertas itu, ternyata berisikan nomer ponselnya. Karena aku sudah lebih bercakap-cakap banyak di dalam bus akupun tidak canggung lagi menghubunginya. Semakin hari semakin lama karena terus terjalin komunikasi, nampak serasa hidup lagi setelah merasakan kekosongan dan patah hati. Kini aku semangat dan kini aku mulai mengerti kasih saying sebenarnya tidak semata terjalin harus dengan pacaran. menyebutkan tempat yang aku tuju. Akupun turun, dia memberikan secuil kertas padaku dan dia melambaikan tangan mengucap hati-hati pada ku. Setelah turun aku tersenyum-senyum sendiri, serasa beda dan aneh dengan diriku yang kosong ini.

Sesampai di rumah kakak aku buka kertas itu, ternyata berisikan nomer ponselnya. Karena aku sudah lebih bercakap-cakap banyak di dalam bus akupun tidak canggung lagi menghubunginya. Semakin hari semakin lama karena terus terjalin komunikasi, nampak serasa hidup lagi setelah merasakan kekosongan dan patah hati. Kini aku semangat dan kini aku mulai mengerti kasih saying sebenarnya tidak semata terjalin harus dengan pacaran.

Kampung Warna Warni Kota Malang, Ternyata Populer Lho!


Kedua kalinya saya menyempatkan waktu untuk berkunjung ke kampung warna-warni. Kampung warna warni yang terletak di Jodipan merupakan ikon wisata baru kota Malang. Waktu saya pertama kali kesana masih sangat sederhana, namun berbeda kunjungan yang kedua kalinya. Semua rumah warga sudah di cat dan di motif dengan gambar-gambar bertajukkan ikon Malang.

Ikon Kota Wisata Jodipan (KWJ) ini terletak di area Gang 1 Jodipan Blimbing -Kota Malang Jatim Indonesia. Sebanyak 91 rumah yang dicat dengan beragam warna di Rw 2 yang terdiri dari tiga Rt yakni 06, 07 dan 09. Lokasi KWJ yang terletak di Jodipan  tidak terlalu jauh dengan stasiun Kereta Api (KA) kota Malang.

Di KWJ kita dapat melakukan photo selfie dengan berbagai angle yang bervariasi. Dapat pula menyantap makanan dan minuman yang dijual oleh para penduduk setempat. Rasanya membuat suasana gembira dan ingin berlama lama di kawasan kampung warna warni ini.

Kampung warna warni yang dikonsep oleh Nabila Virdausiyah dan 7 teman-teman dari mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah, saat ini sangat dikenal banyak orang. Awal mula Nabila dan 7 teman-teman mendapat tugas praktikum dan menyelesaikan tugas mata kuliah Publik Relatioans tersebut  dengan membuat kegiatan bakti sosial. 

Pada bulan maret Nabila beserta 7 teman-teman mulai menawarkan kepada warga setempat, dan warga setuju karena lokasi pemukiman akan diperbaiki. Pada bulan berikutnya mengadakan sosialisasi bersama warga Jodipan, dan pada Mei mulai eksekusi. Tahap awal membuat proposal untuk mencari sponsor dan pada akhirnya PT. Indana Decofresh menjadi salah satu sponsor utama proyek tersebut.

Pada 6 Juni puasa pertama dimulai pengecatan, dan persiapan untuk menjadikan kota wisata tidak  ada. Sekarang bisa seperti ini  karena muncul dengan sendirinya orang orang pada datang, terang Soni Parin selaku ketua RW Jodipan. Untuk menikmati tempat selfie yang bagus tersebut cukup merogoh kocek untuk tiket 2000 dan parkir 2000 rupia saja, murah bukan.

Wednesday, November 2, 2016

Kucrut Si Pecundang yang Blo'on


Mulanya si Kucrut duduk nyaman disinggasana, bukan takdir atau kesengajaan yang menuntun. Lantas apa?, keberuntungan lah yang Kucrut dapatkan dari permaisuri berjiwa baja, sungguh tidak pernah menutup muka si Kucrut malah makin piawai mengelabuhi.

Si Kucrut bertampang srigala menanam maut dalam permaisuri permaisuri yang ia gauli. Sudah berapa lamakah kau menduduki dunia ini Kucrut?, kenapa memakan yang bukan makanan mu. Bukankah mulanya kau mencintai para permaisuri mu, kenapa lantas kau memusnahkan di usia bahagianya. 

Si Kucrut kini tidak lagi bahagia, melamun bersedih dan meratapi nasib konyol yang meledak di dalam jiwanya. Si Kucrut berubah sikap semenjak kejadian tragis itu, kini dirinya sudah mulai asing dengan orang. Si Kucrut menghabiskan waktunya berdiam diri dirumah, tidak kah bodoh demikian?, namun tanpa peduli si Kucrut pun melangsungkan perkaranya itu.

Si kucrut yang berdarah panas telah membuktikan bahwa dia adalah sosok srigala yang bernobatkan manusia. Sangat keji ?, tidak mampu mengumpani dalam istananya hanya bisa menengadahkan dari hasil seorang permaisuri. Si Kucrut tidak pernah sadar jika bebaban moral yang ditanggung melebihi buruknya pejantan ayam kampung yang berkokok di siag hari.

Si kucrut semakin hari semakin tidak peduli dengan keadaan, di sangka bisa hidup dalam kelangsungan derita. Si Kucrut lagi lagi melamun dan bersedih dalam tataran hari yang telah usang dijalaninya. Namun rencana busuk si Kucrut menghitari dan menyelimuti pikiran kolotnya, dan menjamu kepuasan dengan permaisuri yang akan dijemputnya.

Kucrut sadarlah darah mu itu darah panas, cucilah dengan kebaikan untuk dirimu sebagai penghambaan kepada sang pencipta. Bukan meneruskan kekejaman dan kekejian yang pernah kau lakukan kepada permaisuri yang tidak berdosa itu. Kucrut berhenti, berhenti dan berhenti jangan lakukan itu.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com