Penuhi Kebutuhan Anda Melalui Kami

Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi Nomer di Atas, Terjamin dan Terpercaya Sepenuhnya..

Motivasi

Akan kupersembahkan kebahagiaan buat mereka keluarga ku

Motto Hidup

Setiap saku ku pasti ada uang mu

We Are Young

Dengan berkomunikasi dan menguasai bahasa maka dunia akan kami taklukan

Faiqotul Chasna

Terimakasih support yang telah kamu berikan sejauh ini

Showing posts with label Cerita. Show all posts
Showing posts with label Cerita. Show all posts

Friday, November 10, 2017

Akibat Penggunaan Gadget, Ngomong Gak Nyambung

Halo sobat blogger, setelah beberapa hari ini admin membahas seputar dunia kerja, usaha dan bisnis online. Kini admin akan berbagi artikel terkait perkembangan tekhnologi era sekarang khususnya dunia informasi komunikasi. Admin sangat tertarik dengan beberapa alasan mendasar, salah satunya adalah membahas dampaknya yaitu sering terjadi pola interaksi sosial yang tidak seimbang. Kita sering melihat bahkan kita juga terlibat dalam kasus tersebut, namun kita tidak sadar karena sudah menjadi hal yang sudah biasa.

Pola interaksi tidak seimbang ini dapat kita rasakan dalam keseharian, mulai dari aktivitas-aktivitas kecil sampai dengan akvitas privasi kita. Kita mulai membahas dari pola interaksi sosial yang tidak seimbang dari gaya hidup sekarang ini. Hampir semua melakukan kondisi yang sama karena pengaruh modernisasi ini. Gadget, salah satu yang akan menjadi bahasan kita dan ini akan menarik jika kita kupas. Fakta menyebutkan orang tidak akan melepas gadget dengan beberapa alasan tertentu.

Dari bahasan yang akan kita angkat yaitu gadget, kita akan lebih berfokus pada efek penggunaan gadget. Efek penggunaan gadget tidak hanya berpengaruh dan mengakibatkan tidak seimbangnya pola interaksi sosial. Lebihnya efek dari penggunaan ini lebih mencidrai fisik dan juga psikologi bahasa pengguna. Gimana tidak demikian, dengan menggunakan gadget yang tidak bijak seseorang dapat mencidrai diri sendiri bahkan membuat dirinya malu. Hal demikian biasa terjadi dengan posisi yang tidak sengaja, karena saking berfokusnya dengan gadget membuat segelintir orang mengalaminya.

Menariknya artikel yang admin buat bukan untuk menjadikan provokasi menjelekkan gadget, dan bukan arahan untuk mengajak tidak menggunakan gadget. Namun artikel yang admin buat adalah bahasan-bahasan ringan efek dari penggunaan gadget yang sering admin temui. Ini mulai dari hal lucu sampai hal terbodoh akibat gadget, mungkin sedikit membuat tawa dan membuat ngeri. Berikut akibat tidak bijak menggunakan gadget, ngeri!

Ngomong Gak Nyambung
Pernah suatu ketika admin lagi berada di stasiun bus, nah disitu admin menemukan kejadian yang bikin malu. Tidak lain adalah akibat penggunaan gadget yang lagi-lagi tidak bijak sama sekali. Akibat penggunaan gadget tersebut sering membuat orang diajak ngomong tidak nyambung. Bukan hanya satu dua orang pelaku, banyak dan mungkin sobat blogger salah satunya yang mengalami hal ini. Kondisi demikian sangat memalukan, tragisnya dapat memicu pertikaian karena salah sambung dan salah arti dalam berkomunikasi. Kerap orang berfokus dengan gadget dan jelas tidak memperhatikan lingkungan sekitar, akibatnya diajak ngomong gak nyambung. 

Tidak cukup dengan itu, akibat penggunaan gadget juga berdampak pada tingkah laku yang aneh. Salah satu tingkah laku aneh itu adalah kelainan interaksi, pecandu gadget sangat identik dengan individualisme yang kerap menjadikan dirinya aksis di sosial media. Bukan lain, itu adalah kelainan yang tidak disadari, bahkan mereka mampu dengan sengaja menutup dirinya untuk tidak bersosial. Lebih mengarah ke gadget dalam setiap waktu yang dimiliki dan akhirnya diajak ngomong gak nyambung.

Lanjut, dengan mereka sering berfokus dengan gadget mereka juga menggunakan gadeget tidak hanya dalam ruang tertutup. Mereka juga menggunakan dalam kondisi dimana pada ruang terbuka saat perjalanan, tidak cukup di jalan mereka juga di tempat-tempat umum dan membuat diri mereka tidak terkontrol. Sehingga menyebabkan mereka terkadang berujung kalau gak nabrak ya ditabrak, karena gugup akhirnya diajak ngomong juga gak nyambung.

Sekali lagi, dengan mantengin layar hp mereka tidak melihat kanan, kiri, depan, belakang. Berfokus dengan layar minimalis mereka senyum-senyum sendiri sambil jalan dengan tangan kiri menggenggam power bank. Mereka juga lupa kondisi sekitar sampai-sampai mereka juga terkadang terperosok kedalam lubang, kadang juga terperosok kedalam got. Sehingga menyadari dilihat banyak orang, dan merasa malu mau ditolong malah marah-marah akhirnya diajak ngomong baik-baik ya gak nyambung.

Thursday, November 24, 2016

Hobi Hidup Merantau? 5 Keuntungan Ini Dapat Kamu Rasakan Lho!







Pentingkah Merantau? Jawabannya merantau sangat penting sahabat, karena merantau sebagai salah satu pelengkap dalam menjalani roda kehidupan ini. Sering kita mengikuti arus ketika kita merantau sehingga kita menemukan hal baru dan pengalaman yang akan membentuk kita. Setiap tujuan yang ingin dicapai, merantau menjadi salah satu alternative untuk meraihnya.

Apa alasan yang kuat untuk hal demikian?, perantau tidak lah dipandang dari segi apapun. Siapapun yang pergi dan berjuang ke daerah ataupun negeri lain adalah para perantau, tidak memandang pelajar ataupun yang sudah pekerja. Dalam setiap nafas perantau akan paham dalam memaknai arti dan makna kehidupan yang berlangsung.

Semangat yang ditandai dengan kondisi sebagai perantau sangat berpengaruh dalam pribadi siapapun yang menjalaninya. Namun tidak sedikit pula yang menganggap bahwa merantau itu kejam, merantau itu pahit dan bahkan sering menyimpulkan merantau sangat tidak enak sama sekali. 

Tergantung siapa perantaunya, siapa yang menjalininya dengan sugesti yang ditumbuhkan dalam dirinya. Dengan keadaan sulit, keadaan pahit dan apapun itu tidak akan sia-sia ketika dijalani dengan penuh rasa ikhlas dan komitmen yang besar. Keuntungan yang luar biasa yang akan dirasakan nantinya dalam kondisi apapun di masa mendatang.

Berbicara merantau, berikut adalah beberapa sajian bagaimana gambaran merantau dan suguhan keuntungan yang dapat diraih dalam merantau. Setiap jiwa perantau sejati pasti paham dan mampu dalam menantaang kehidupan ini.


Menjadi Lebih Mandiri 

Keuntungan yang utama adalah bisa mandiri, dengan berpisah sama orang tua semua akan dikerjakan sendiri dengan kemampuan yang ada. Semua terjadi baik secara sadar ataupun tidak sadar dan faktanya akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Setelah mandiri berjalan dengan proses, semua dapat dirasakan dalam tahap pencapaian awal.

Sebagai aktor darah perantau mampu menjalani dengan kemampuan yang dimiliki dan mengetahui cara bertanggungjawab dengan menerima segala resikonya. Berproses menikmati waktu yang akan memberikan pelajaran panjang bersejarah yang berharga. Semua terjadi sebagai keuntungan para perantau masa yang akan datang.

Kaya Akan Ilmu dan Pengalaman

Dengan memposisikan diri sebagai perantau sejatinya tahu seluk beluk porsi ilmu dan pengalaman yang akan diperoleh. Setelah cakupan ilmu dan pengalaman dunia luar didapatkan akan merubah pola pikir yang akan sangat menguntungkan. Pandangan yang melekat menjadikan rekaman dalam memori ingatan yang bernuansa berharga dalam hidup.

Sejauh ini ilmu dan pengalaman tentu tidak cukup dicapai dilingkup kecil, sudah waktunya keluar melihat dunia luar yang sempurna. Ilmu dan pengalaman yang terbentuk akan menjadikan diri kita menjadi lebih terbuka dengan segala kondisi apapun. Semua praktek dan teorinya sudah dipegang oleh karenanya akan mampu memporsikan kehidupan sebenarnya.

Banyak Teman, Banyak Relasi 

Keuntungan yang paling berharga untuk dimaknai, banyak teman dan banyak relasi adalah keuntungan yang luar biasa. Meninggalkan daerah kelahiran dan memberanikan diri untuk merantau adalah hal bijak. Atas dasar itu, dengan merantau relasi akan banyak terjalin dan tidak menuntut kemungkinan akan mempermudah kedepannya.

Perlu diingat dengan memastikan dengan niat yang kuat untuk merantau, tidak sekedar merantau dan merantau saja. Nikmati dengan bijak sepenuh hati,semua proses akan berlangsung dan bermuara pada target tujuan yang akan didapat.

Mengenal Budaya Baru 

Keuntungan merantau dapat mengenal dan mengerti budaya daerah lain, tidak dapat dipungkiri memang merantau sangat perih. Namun semua akan terbayar tuntas ketika kita bersenang-senang dengan budaya orang lain yang akan membuka naluri kita untuk saling menghargai.

Semua ada konsekuensi dalam setiap tindakan yang diambil, dengan mampu mengelola diri untuk persiapan merantau jauh lebih baik. Tidak aka nada yang sia-sia dalam  irama kehidupan ini keuntungan dan kerugiakan adalah porsi yang akan kita dapat dan terima kapan, dan dimanapun.

Melatih Kesabaran yang Berimbang

Jauh dengan orang tua, jauh dengan keluarga membuat merinding karena rasa ketakukan yang akan dihadapi. Merantau hal tidak mudah, belajar mengatur dan mengelola semuanya dengan sendiri melatih kesabaran yang begitu baik. Apapun itu menjadi keuntungan para jiwa perantau sejati dalam merayakan kebebasan yang berimbang.

Kesabaran tidak datang begitu saja, kesabaran tumbuh dengan kita berproses dan bertahap. Untuk itu ambilah keuntungan ini dengan menyempatkan diri sebai perantau yang bijak. Artinya perantau yang tidak pernah merugikan orang lain, merantau dengan kesabaran melahirkan hal yang berimbang.

Sejauh ini banyak perantau yang bertebaran dimana- mana, namun sedikit perantau yang menikmati keuntungan itu. Kebanyakan perantau sering mengeluh kesahkan apa yang dialami sehingga memandang merantau itu kejam. Terlalu sempit dalam mengartikan arti kehidupan yang indah dan meriah ini. Untuk itu para darah perantau milikilah dan tanamkan lah komitmen yang dalam, karena keuntungan merantau membentuk kita kedepannya.

Saturday, November 5, 2016

Tutur Cerita Kehidupan Pendendam, Termasukkah Anda?


Bersanding dengan darah hitam dan gejolak amarah yang tersirat dalam raut pendendam. Kini menumbuhkan sejuta perkara yang  tidak terhenti dalam tutur cerita kehidupan. Wajah yang kian memerah mulai duduk dalam bayangan dan angan-angan yang jauh. Tercipta sebuah langkah kecil untuk meraihnya dengan berdiri kokoh dalam suara sunyi. 

Kabut tebal yang menyelimuti alam membantu membentuk kedamaian, mengejar dan menerpa sanubari. Memandang jauh dalam keindahan meski terbalut luka yang menggores menyisakan mata untuk melihat sang bidadari. Bidadari yang muncul di hadapan mata dari percikan air yang membiru di atas permukaaan cinta.

Layaknya semua berbalik arah, menyaksikan beribu petualangan yang membuat jiwa semakin tertantang. Mampu menaklukan dengan gejolak yang membakar jiwa, kini bersandar bertumpu dalam kehidupan bahagia. Nirwana yang sedang berpihak, kini tidak ada lagi kegundahan yang mendalam. 

Tidak larut dalam emosi, menyisakan harapan damai dengan memangku jemari dalam ketenangan jiwa. Tatapan mata semu kini mulai terpancar dengan melihat kehidupan yang tidak lagi membelok. Berlayarkan istana, seperti pangeran sedang berpakaian baja dan memakai topeng asmara.  

Mulai bersandar dan memberikan kepastian bahwa tatapan tajam mata mampu merobohkan dinding kehidupan yang mengancam. Genggaman kini meringankan dan lupa dengan apa itu dendam. Raut wajah yang mengalirkan perih dalam bentuk yang menyayat tidak mampu melawan keabadian damai.

Telinga yang tersumpal tidak ingin mendengar, kini menunduk mencoba menyusun kecerdikan yang akan membawa dalam lentera mewah di dalam jiwa. Nirwana yang mengalirkan harapan mampu membawa dalam tatanan rapi bukan lagi bayangan. Semua  menjadi kenyataan dan kepastian abadi yang tertanam dalam hati.

Bernuansakan ketengangan tanpa busana membuat percikan nista mulai kembali mengotori. Akan tetapi jinjingan yang terdapat dalam genggaman emas membuat runtuh nista, menumbuhkan kebahagiaan. Keciutan dalam sara, kini menolak dan lambaian tangan memegang arti symobol bahagia abadi.

Thursday, November 3, 2016

Ketemu Cinta di Bus Kota

Aku niatkan hari itu untuk pergi kerumah kakak yang berada di Klaten, karena ada perlu keluarga. Aku sengaja naik bus karena tidak ingin merepotkan kakak jika harus menjemputku ke Yogyakarta. Laksana tidak ada sedikitpun beban dikaki ini, terasa ringan dan gembira melangkahkan ke terminal bus. 

Bus yang akan aku tumpangi ternyata masih sepi, tidak kusangka ada laki-laki tampan yang duduk di bangku bus paling depan. Mungkin itu jawaban dari kakiku yang melangkah tidak ada rasa beban berat itu.  Aku tidak tahu kenapa langsung duduk di sebalahmya,  serasa ada magnet dalam jiwaku setelah langkah kakiku memijakkan tangga bus itu. Semua seakan memanggil dan serasa menemukan kembali seorang pangeran setelah aku patah hati.

Namun hanyalah bayangan ku, setelah aku duduk di sebelahnya laki-laki itu hanya terdiam, tetapi senyum manisnya yang menyapaku. Walau hanya senyum terasa berdebar hati ini, andai aku mengenalnya.  Perjalanan berlalu kurang lebih 15 menit, karena aku fokus komunikasi dengan kakak tiba-tiba ponsel ku terjatuh. Aku yang kaget dan dengan sigapnya laki-laki tampan itu mengambilkan ponsel ku yang tepat jatuh dibawahnya.

Lanjut aku ucapkan terimakasih, sekalian aku menyapa dengan mengulurkan tangan memberitahu namaku pula kepada laki-laki tampan itu.  Sambutan yang membuat ku kagum suara kalem mengenalkan namanya kembali membuatku tersipu. Tapi apalah daya, mungkin hanya mimpiku bisa bersama dengan dirinya. 

Setengah perjalanan,setelah saling tahu nama laki-laki itu menanyakan tentangku dan aku pun gugup menjawab. Rasa tidak karuan membuat warna wajahku memerah, seperti ada rasa dengan dia. Melihat aku sendiri laki-laki itu menanyakan tujuan ku, dan aku jawab dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepadanya. Nampaknya aku salah menggap dia cuek, dengan suara ramah rupanya laki-laki itu sangat peduli. 

Terlihat cokelat dan minuman digenggaman tangannya, dia menawarkan padaku karena aku malu aku menolakmya. Kedua kali laki-laki itu menawarkan cokelat dan minum padaku, tak kuasa aku menolaknya kembali. Aku pun mengambil septong cokelat yang digenggamnya, dan aku lanjut pembicaraan panjang lebar.

Percakapan pun lanjut sampai kemana-mana dan aku merasa senang, namun waktu perjalanan nampaknya akan memisahkan aku dengan laki-laki itu. Ternyata benar tidak lama kemudian kondektur bus mengetuk pintu dan menyebutkan tempat yang aku tuju. Akupun turun, dia memberikan secuil kertas padaku dan dia melambaikan tangan mengucap hati-hati pada ku. Setelah turun aku tersenyum-senyum sendiri, serasa beda dan aneh dengan diriku yang kosong ini.

Sesampai di rumah kakak aku buka kertas itu, ternyata berisikan nomer ponselnya. Karena aku sudah lebih bercakap-cakap banyak di dalam bus akupun tidak canggung lagi menghubunginya. Semakin hari semakin lama karena terus terjalin komunikasi, nampak serasa hidup lagi setelah merasakan kekosongan dan patah hati. Kini aku semangat dan kini aku mulai mengerti kasih saying sebenarnya tidak semata terjalin harus dengan pacaran.Aku niatkan hari itu untuk pergi kerumah kakak yang berada di Klaten, karena ada perlu keluarga. Aku sengaja naik bus karena tidak ingin merepotkan kakak jika harus menjemputku ke Yogyakarta. Laksana tidak ada sedikitpun beban dikaki ini, terasa ringan dan gembira melangkahkan ke terminal bus. 

Bus yang akan aku tumpangi ternyata masih sepi, tidak kusangka ada laki-laki tampan yang duduk di bangku bus paling depan. Mungkin itu jawaban dari kakiku yang melangkah tidak ada rasa beban berat itu.  Aku tidak tahu kenapa langsung duduk di sebalahmya,  serasa ada magnet dalam jiwaku setelah langkah kakiku memijakkan tangga bus itu. Semua seakan memanggil dan serasa menemukan kembali seorang pangeran setelah aku patah hati.

Namun hanyalah bayangan ku, setelah aku duduk di sebelahnya laki-laki itu hanya terdiam, tetapi senyum manisnya yang menyapaku. Walau hanya senyum terasa berdebar hati ini, andai aku mengenalnya.  Perjalanan berlalu kurang lebih 15 menit, karena aku fokus komunikasi dengan kakak tiba-tiba ponsel ku terjatuh. Aku yang kaget dan dengan sigapnya laki-laki tampan itu mengambilkan ponsel ku yang tepat jatuh dibawahnya.

Lanjut aku ucapkan terimakasih, sekalian aku menyapa dengan mengulurkan tangan memberitahu namaku pula kepada laki-laki tampan itu.  Sambutan yang membuat ku kagum suara kalem mengenalkan namanya kembali membuatku tersipu. Tapi apalah daya, mungkin hanya mimpiku bisa bersama dengan dirinya. 

Setengah perjalanan,setelah saling tahu nama laki-laki itu menanyakan tentangku dan aku pun gugup menjawab. Rasa tidak karuan membuat warna wajahku memerah, seperti ada rasa dengan dia. Melihat aku sendiri laki-laki itu menanyakan tujuan ku, dan aku jawab dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepadanya. Nampaknya aku salah menggap dia cuek, dengan suara ramah rupanya laki-laki itu sangat peduli. 

Terlihat cokelat dan minuman digenggaman tangannya, dia menawarkan padaku karena aku malu aku menolakmya. Kedua kali laki-laki itu menawarkan cokelat dan minum padaku, tak kuasa aku menolaknya kembali. Aku pun mengambil septong cokelat yang digenggamnya, dan aku lanjut pembicaraan panjang lebar.

Percakapan pun lanjut sampai kemana-mana dan aku merasa senang, namun waktu perjalanan nampaknya akan memisahkan aku dengan laki-laki itu. Ternyata benar tidak lama kemudian kondektur bus mengetuk pintu danAku niatkan hari itu untuk pergi kerumah kakak yang berada di Klaten, karena ada perlu keluarga. Aku sengaja naik bus karena tidak ingin merepotkan kakak jika harus menjemputku ke Yogyakarta. Laksana tidak ada sedikitpun beban dikaki ini, terasa ringan dan gembira melangkahkan ke terminal bus. 

Bus yang akan aku tumpangi ternyata masih sepi, tidak kusangka ada laki-laki tampan yang duduk di bangku bus paling depan. Mungkin itu jawaban dari kakiku yang melangkah tidak ada rasa beban berat itu.  Aku tidak tahu kenapa langsung duduk di sebalahmya,  serasa ada magnet dalam jiwaku setelah langkah kakiku memijakkan tangga bus itu. Semua seakan memanggil dan serasa menemukan kembali seorang pangeran setelah aku patah hati.

Namun hanyalah bayangan ku, setelah aku duduk di sebelahnya laki-laki itu hanya terdiam, tetapi senyum manisnya yang menyapaku. Walau hanya senyum terasa berdebar hati ini, andai aku mengenalnya.  Perjalanan berlalu kurang lebih 15 menit, karena aku fokus komunikasi dengan kakak tiba-tiba ponsel ku terjatuh. Aku yang kaget dan dengan sigapnya laki-laki tampan itu mengambilkan ponsel ku yang tepat jatuh dibawahnya.

Lanjut aku ucapkan terimakasih, sekalian aku menyapa dengan mengulurkan tangan memberitahu namaku pula kepada laki-laki tampan itu.  Sambutan yang membuat ku kagum suara kalem mengenalkan namanya kembali membuatku tersipu. Tapi apalah daya, mungkin hanya mimpiku bisa bersama dengan dirinya. 

Setengah perjalanan,setelah saling tahu nama laki-laki itu menanyakan tentangku dan aku pun gugup menjawab. Rasa tidak karuan membuat warna wajahku memerah, seperti ada rasa dengan dia. Melihat aku sendiri laki-laki itu menanyakan tujuan ku, dan aku jawab dan menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepadanya. Nampaknya aku salah menggap dia cuek, dengan suara ramah rupanya laki-laki itu sangat peduli. 

Terlihat cokelat dan minuman digenggaman tangannya, dia menawarkan padaku karena aku malu aku menolakmya. Kedua kali laki-laki itu menawarkan cokelat dan minum padaku, tak kuasa aku menolaknya kembali. Aku pun mengambil septong cokelat yang digenggamnya, dan aku lanjut pembicaraan panjang lebar.

Percakapan pun lanjut sampai kemana-mana dan aku merasa senang, namun waktu perjalanan nampaknya akan memisahkan aku dengan laki-laki itu. Ternyata benar tidak lama kemudian kondektur bus mengetuk pintu dan menyebutkan tempat yang aku tuju. Akupun turun, dia memberikan secuil kertas padaku dan dia melambaikan tangan mengucap hati-hati pada ku. Setelah turun aku tersenyum-senyum sendiri, serasa beda dan aneh dengan diriku yang kosong ini.

Sesampai di rumah kakak aku buka kertas itu, ternyata berisikan nomer ponselnya. Karena aku sudah lebih bercakap-cakap banyak di dalam bus akupun tidak canggung lagi menghubunginya. Semakin hari semakin lama karena terus terjalin komunikasi, nampak serasa hidup lagi setelah merasakan kekosongan dan patah hati. Kini aku semangat dan kini aku mulai mengerti kasih saying sebenarnya tidak semata terjalin harus dengan pacaran. menyebutkan tempat yang aku tuju. Akupun turun, dia memberikan secuil kertas padaku dan dia melambaikan tangan mengucap hati-hati pada ku. Setelah turun aku tersenyum-senyum sendiri, serasa beda dan aneh dengan diriku yang kosong ini.

Sesampai di rumah kakak aku buka kertas itu, ternyata berisikan nomer ponselnya. Karena aku sudah lebih bercakap-cakap banyak di dalam bus akupun tidak canggung lagi menghubunginya. Semakin hari semakin lama karena terus terjalin komunikasi, nampak serasa hidup lagi setelah merasakan kekosongan dan patah hati. Kini aku semangat dan kini aku mulai mengerti kasih saying sebenarnya tidak semata terjalin harus dengan pacaran.

Wednesday, November 2, 2016

Kucrut Si Pecundang yang Blo'on


Mulanya si Kucrut duduk nyaman disinggasana, bukan takdir atau kesengajaan yang menuntun. Lantas apa?, keberuntungan lah yang Kucrut dapatkan dari permaisuri berjiwa baja, sungguh tidak pernah menutup muka si Kucrut malah makin piawai mengelabuhi.

Si Kucrut bertampang srigala menanam maut dalam permaisuri permaisuri yang ia gauli. Sudah berapa lamakah kau menduduki dunia ini Kucrut?, kenapa memakan yang bukan makanan mu. Bukankah mulanya kau mencintai para permaisuri mu, kenapa lantas kau memusnahkan di usia bahagianya. 

Si Kucrut kini tidak lagi bahagia, melamun bersedih dan meratapi nasib konyol yang meledak di dalam jiwanya. Si Kucrut berubah sikap semenjak kejadian tragis itu, kini dirinya sudah mulai asing dengan orang. Si Kucrut menghabiskan waktunya berdiam diri dirumah, tidak kah bodoh demikian?, namun tanpa peduli si Kucrut pun melangsungkan perkaranya itu.

Si kucrut yang berdarah panas telah membuktikan bahwa dia adalah sosok srigala yang bernobatkan manusia. Sangat keji ?, tidak mampu mengumpani dalam istananya hanya bisa menengadahkan dari hasil seorang permaisuri. Si Kucrut tidak pernah sadar jika bebaban moral yang ditanggung melebihi buruknya pejantan ayam kampung yang berkokok di siag hari.

Si kucrut semakin hari semakin tidak peduli dengan keadaan, di sangka bisa hidup dalam kelangsungan derita. Si Kucrut lagi lagi melamun dan bersedih dalam tataran hari yang telah usang dijalaninya. Namun rencana busuk si Kucrut menghitari dan menyelimuti pikiran kolotnya, dan menjamu kepuasan dengan permaisuri yang akan dijemputnya.

Kucrut sadarlah darah mu itu darah panas, cucilah dengan kebaikan untuk dirimu sebagai penghambaan kepada sang pencipta. Bukan meneruskan kekejaman dan kekejian yang pernah kau lakukan kepada permaisuri yang tidak berdosa itu. Kucrut berhenti, berhenti dan berhenti jangan lakukan itu.
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com